Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Mei 2019

Pesan Mbah Kholil Bangkalan dan Murid-muridnya



النحو زين الفتى والفقه حليته # ومن عدا فيهما فاعدده في البقر

Ilmu nahu adalah hiasan seorang pemuda dan ilmu fiqh adalah pakaiannya.
Barang siapa yang tidak mempunyai keduanya maka anggaplah dia seperti sapi.

( MBAH KHOLIL BIN ABDUL LHATIF )
والبلغ حسن الفتى والنطق طرازه # ومن عدا فيهما فاحسبه في الحمر

Ilmu balaghoh adalah kebaikan seorang pemuda dan ilmu mantik adalah coraknya.
Barang siapa yang tidak mempunyai keduanya maka anggaplah dia seperti keledai.

( KH. ABDUL MAJID[1] )
والشرع روح الفتى والأصل غداؤه # ومن عدا فيهما فاحشره في الجزر

Ilmu syari’at adalah ruh seorang pemuda dan ilmu usul fiqh adalah makananya.
Barang siapa yang tidak memiliki keduanya maka golongkanlah dengan golongan hewan sembelihan.

( KH. SYAFI”UDDIN[2] )






[1] Salah satu murid dari Mbah Kholil Bangkalan.
[2] Salah satu murid dari Kh. Abdul Majid.

Senin, 13 Mei 2019

Urgensi Moralitas Dalam Pendidikan



A.   Pendahuluan

Pendidikan adalah sebuah kewajiban yang harus diemban oleh seluruh orang, baik dari kasta bawah ataupun kasta atas, karena dengan adanya pendidikan maka seseorang akan lebih berpengetahuan luas serta dapat menjankan hidup ini dengan benar dan tenang, dengan syarat ia harus mengaplikasikan pengetahuan apa saja yang telah ia ketahui, jika tidak, maka belum tentu pendidikan itu dapat menjadikan hidupnya benar dan tenang, maka tak heran banyak orang yang berintelektual tinggi tapi masih saja melakukan tindak pidana korupsi, karena hal ini adalah salah satu faktor dari tiadanya pengaplikasian atas pengetahun yang ia ketahui.

B.   Problem Milenial

Sebagaimana yang telah sedikit disinggung diatas, bahwasanya di zaman sekarang banyak orang yang menuntut ilmu bahkan sampai luar dunia, tapi dari sekian banyaknya mereka hanya segelintiran merekalah yang sukses serta bermanfaat ilmunya yang telah diemban selama masa pendidikanya, lantas kemana sisanya?  Apakah mereka ditelan bumi, sehingga wujud mereka tak terlihat?

Moralitas, berbicara tentang moralitas, maka moralitaslah yang menjadi titik tekannya, moralitas yang berda di dunia pendidikan sekarang itu makin hari semakin berkurang, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya ialah, faktor globalisasi dan juga faktor pergaulan para pelajar, padahal jika kita renungi kembali dan teliti bahwa puncak goal dari sebuah ilmu ialah moralitas yantg dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari, tetapi malah yang terjadi di lapangannya ialah hal yang pokok ditinggalkan yaitu puncak goal sebuah ilmu.

C.     Solusi Permasalahan

Berangkat dari permaslahan dan keresahan para pelajar, maka yang harus dilakukan ialah seyogyanya bagi seluruh pelajar hendaknya untuk beradab kepada guru serta siapa saja yang berkaitan dengan dunia pendidikanya dan yang paling penting juga ialah mengamalkan ilmunya yang telah ia ketahui.

D.   Kesimpulan

Agar ilmu yang dipelajari itu bermanfaat dan tidak sia-sia dengan sekian lama waktu yang telah kita korbankan untuk menimba ilmu ialah lagi-lagi moralitas dan pengaplikasian ilmu.

Sebagaiman yang kita telah ketahui bersama bahwa banyak orang yang pintar, berintlektual tinggi tapi kalau soal hati tidak bisa dihandalkan, tapi sebaliknya, terkadang ada orang biasa-biasa saja bahkan memang bodoh, tapi heranya mereka terpakai di masyarakat dan ilmu-ilmu mereka yang walaupun hanya sedikit itu bermanfaat bagi orang lain dan berguna. Jika anda wahai pembaca ingin berguna bahkan berpengaruh maka  setidaknya anda harus memiliki dua hal tadi yaitu, moralitas dan pengaplikasian ilmu-ilmu yang telah kita ketahui.